JUST DO IT!

/
0 Comments
USAHA ITU MUDAH! GAK USAH DIPERSULIT!

Untuk menjadi orang yang sukses kita butuh DREAM and ACTION! Benar? Mudah sekali saya mengatakan ini! Ya MEMANG INI SANGATLAH MUDAH! Tinggal DREAM and ACTION. Buat apa ngambil pusing dan kelamaan mikir nanti si Kesuksesan malah cape nungguin kita.

Memang mudah mengatakannya, tapi perlakuan dilapangannya memang sulit. Memang? TIDAK! Saya bercanda, perlakuan dilapangan adalah hal yang mudah, bahkan sangat mudah, sayangnya kita sering kali terbebani oleh diri kita sendiri.

SUKSES ITU MUDAH! Setuju? Jika anda gak setuju, buat apa anda hidup di dunia ini? Padahal menyenangkan sekali menjadi orang yang sukses. Jika anda setuju maka anda  sudah mendekat dengan kesuksesan anda. Tapi sering kali kita melihat orang-orang yang kurang sukses atau bahkan tidak sukses, eh maksud saya belum sukses. Apa penyebabnya?

Sebelum kita membahas penyebabnya, saya sedikit mengupas tentang DREAM AND ACTION. Mereka berdua adalah 2 komponen hidup yang tak bisa dipisahkan, sebuah ACTION harus dilandasi dengan DREAM, dan sebuah DREAM harus direalisasikan dengan ACTION, mereka ibarat sebuah ikatan antar atom yang kuat. Tapi DREAM and ACTION gak akan cukup, maka dari itu kita butuh PRAY, yang memperkuat ikatan antara ACTION and DREAM.

Kenapa tidak sedikit orang yang belum meraih kesuksesan atau mengakhiri hidupnya dengan keadaan tak sukses?

Tak jarang saya menemui orang-orang yang ragu atau takut untuk menentukan DREAM mereka, padahal bermimpi itu masih GRATIS! sekali lagi saya ulangi bahwa BERMIMPI itu masih GRATIS dan gak dipungut biaya sepeserpun, tapi kenapa masih takut untuk bermimpi? Sekalinya punya mimpi, mimpinya cuma mimpi cetek, sekedar jadi karyawan atau apa. Tak masalah sebenarnya, tapi jika menjadi karyawan adalah mimpi tertingginya maka saya katakan bahwa itu mengecewakan.

DREAM itu mudah! GAK USAH DIPERSULIT! Saya katakan bahwa untuk bermimpi anda gak perlu TERPAKU dengan kemampuan anda sekarang! KEMAMPUAN masih bisa ditingkatkan selama masih ada niat dan passion! DREAM juga gak usah ngitung-ngitung resiko! RESIKO itu selalu ada, dan emang BAKAL SELALU NGIKUTIN KITA! Kalau kita yang sudah mengalah dengan RESIKO itu bagaimana kelanjutan DREAM kita ya? Pasti bakal SAD ENDING.

Maka dari itu saya menyarankan bahwa DREAM itu gak usah terlalu takut dan gak usah terlalu waras! Milikilah MIMPI BESAR dan MIMPI yang lebih GILA alias MIMPI YANG LUAR BIASA. Bisa atau tidaknya anda ya itu tergantung dari ACTION dan keseriusan anda, EH SALAH! Bisa atau tidaknya anda ya itu semua PASTI BISA ANDA LALUI karena ANDA MAU JADI SUKSES jadi saya hilangkan kemungkinan TIDAK BISA.

Sudah punya DREAM tapi kendala di ACTION! Ini adalah salah satu kasus yang umum dan menjadi hal yang wajar. EITS tapi jangan dijadikan kebiasaan, BUAT saya ini adalah hal yang gak wajar. Percaya atau nggak ACTION kita memiliki peranan yang besar dalam meraih kesuksesan.

Anda dikatakan GAGAL dalam ACTION jika anda memang dikalahkan oleh keadaan, dikalahkan oleh halangan yang menghadang anda, tapi ketahuilah anda dikatakan BERHASIL dalam ACTION jika anda mampu mengatasi halangan dan keadaan itu.

Kalah dari halangan itu biasa, itu hal yang wajar buat saya, tapi suatu kewajiban buat kita adalah untuk terus melakukan ACTION demi menembus halangan itu, Mudahkan? LAKUKAN SAJA! Saya yakin anda bisa dan saya yakin kita semua bisa melewati segala hadangan.

GAGAL adalah taraf ukur alias minimum requirement untuk meraih KESUKSESAN. Siapa sih yang karirnya gak pernah gagal? Semua orang pasti pernah mengalaminya.

ACTION itu mesti KERAS, CERDAS dan IKHLAS. yah kalau anda bisa melakukan ACTION 3AS itu maka anda akan meraih kesuksesan anda lebih cepat! INI BUKAN BOONG TAPI INI KENYATAAN! Saya memaksa anda agar diri anda memaksa diri anda sendiri untuk mampu terus memberikan ACTION TERBAIK anda!

Sedikit kisah, dari SD dan SMP saya dikenal sebagai orang yang bodoh! Ya benar-benar BODOH! Saya pernah mendapat nilai 0 dibidang matematika, Bahasa Inggris, IPA dan IPS, saya bahkan tak mengetahui apapun tentang pelajaran tersebut. Ketika masuk SMP saya tak ada niat sama sekali untuk belajar! Saya termasuk orang yang susah menghafal, menghitung pokoknya minus di segala bidang.

Hingga akhirnya saya sering menerima ejekan dan cercaan dari beberapa orang, lalu suatu hari saya pun punya niatan untuk berubah, disini saya mulai menginjakan DREAM. Niatnya sih saya pingin bisa berhitung cepat, menghafal secara efektif, dan punya banyak ilmu.

Ketika masuk SMA saya mulai menjalankan ACTION saya. Bertahap dan bertahap, saya mulai dari pelajaran yang paling saya benci, apalagi kalau bukan BIOLOGI! Jujur saja saya membenci pelajaran ini! Tapi saya berusaha untuk menikmatinya, menikmati setiap materi yang saya baca.

Saya melakukan beberapa metode menghafal yang beberapa saya ambil dari buku. seperti membaca tiap paragraf minimal 3 kali, atau menulis alias merangkumnya berkali-kali. GILA BUKAN? PEGAL PASTI! Tapi tetap saya coba toh ini bagian dari ACTION saya kok. TERBUKTI metode tersebut berhasil.

Tapi ada yang mengganjal di hati saya, saya menghabiskan waktu 3 hari untuk menguasai 50% materi satu bab, TIDAK EFEKTIF menurut saya! Akhirnya seiring waktu saya berusaha melakukan beberapa metode yang membuat saya banyak berpikir GILA.

Akhirnya saya menemukan sebuah METODE yang cocok buat saya, Metodenya adalah saya membaca buku, menstabilo sebuah kalimat penting, dan saya hanya merangkum beberapa kata saja, tidak satu kalimat saya salin tapi hanya beberapa kata penting, satu atau tiga. Terlalu ringkas dan simpel buat saya tapi efektif untuk saya, kendati begitu saya tetap membuat versi rangkuman yang lebih panjang:D Hitung-hitung untuk mempermantap diri.

Untuk teknik berhitung, saya memang bodoh! Nilai 0 tak jarang saya temui di kertas yang bertuliskan nama saya. Tapi apakah itu HALANGAN? AH SUDAHLAH itu masa lalu. Saya ingin punya masa depan yang lebih cerah.

Saya belajar dari awal, semuanya dari awal, pertambahan, perkalian, pembagian, dsb, nilai ulangan matematika saya sering sekali jelek, 5 lalu nilai 5 dan nilai 5. Apakah saya patut berhenti dan berpikir bahwa matematika memang bukan bakat saya??? Sayangnya saya tidak berpikir seperti itu, saya justru berpikir sebaliknya MATEMATIKA ADALAH BAKAT SAYA dan beberapa minggu kemudian ketika ulangan Alhamdulillah saya meraih hasil tidak remedial.

Itu adalah contoh yang saya ambil dari kehidupan saya, DREAM and ACTION yang saya lakukan tanpa pikir panjang dan saya hanya melakukannya untuk urusan BISA atau NGGAK, MAMPU atau TIDAK, BERHASI: atau GAGAL, SULIT atau MUDAH tak saya pikirkan. Karena saya mencoba untuk BERHASIL.


Tapi tentu saja saya mengiringi DREAM and ACTION dengan PRAY agar DREAM and ACTION yang saya lakukan tidak sia-sia.


You may also like

Tidak ada komentar:

About me

Diberdayakan oleh Blogger.

Flickr Images